Belajar Menjadi Hacker
-
Crew Management
-
Comments (3)
-
Jumat, 24 September 2010
-
Hacker
Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer;
biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya,
segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya
disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita
berbicara seni keamanan jaringan Internet.
Saya berharap ilmu keamanan jaringan di tulisan ini digunakan untuk hal-hal yang baik – jadilah Hacker
bukan Cracker. Jangan sampai anda terkena karma karena menggunakan ilmu untuk merusak milik orang
lain. Apalagi, pada saat ini kebutuhan akan hacker semakin bertambah di Indonesia dengan semakin
banyak dotcommers yang ingin IPO di berbagai bursa saham. Nama baik & nilai sebuah dotcom bisa jatuh
bahkan menjadi tidak berharga jika dotcom di bobol. Dalam kondisi ini, para hacker di harapkan bisa
menjadi konsultan keamanan bagi para dotcommers tersebut – karena SDM pihak kepolisian & aparat
keamanan Indonesia amat sangat lemah & menyedihkan di bidang Teknologi Informasi & Internet. Apa
boleh buat cybersquad, cyberpatrol sw asta barangkali perlu di budayakan untuk survival dotcommers
Indonesia di Internet.
Berbagai teknik keamanan jaringan Internet dapat di peroleh secara mudah di Internet antara lain di
http://w w w .sans.org, http://w w w .rootshell.com, http://w w w .linuxfirew all.org/,
http://w w w .linuxdoc.org, http://w w w .cerias.purdue.edu/coast/firew alls/,
http://w w w .redhat.com/mirrors/LDP/HOW T O/. Sebagian dari teknik ini berupa buku-buku yang jumlahnya
beberapa ratus halaman yang dapat di ambil secara cuma-cuma (gratis). Beberapa Frequently Asked
Questions (FAQ) tentang keamanan jaringan bisa diperoleh di http://w w w .iss.net/vd/mail.html,
http://w w w .v-one.com/documents/fw -faq.htm. Dan bagi para experimenter beberapa script / program
yang sudah jadi dapat diperoleh antara lain di http://bastille-linux.sourceforge.net/,
http://w w w .redhat.com/support/docs/tips/firew all/firew allservice.html.
Bagi pembaca yang ingin memperoleh ilmu tentang jaringan dapat di dow nload secara cuma-cuma dari
http://pandu.dhs.org, http://w w w .bogor.net/idkf/, http://louis.idaman.com/idkf. Beberapa buku
berbentuk softcopy yang dapat di ambil gratis dapat di ambil dari http://pandu.dhs.org/Buku-Online/.
Kita harus berterima kasih terutama kepada team Pandu yang dimotori oleh I Made W iryana untuk ini.
Pada saat ini, saya tidak terlalu tahu adanya tempat diskusi Indonesia yang aktif membahas teknik-teknik
hacking ini – tetapi mungkin bisa sebagian di diskusikan di mailing list lanjut seperti kursuslinux@
yahoogroups.com & linux-admin@linux.or.id yang di operasikan oleh Kelompok Pengguna Linux
Indonesia (KPLI) http://w w w .kpli.or.id.
Cara paling sederhana untuk melihat kelemahan sistem adalah dengan cara mencari informasi dari
berbagai vendor misalnya di http://w w w .sans.org/new look/publications/roadmap.htm#3b tentang
kelemahan dari sistem yang mereka buat sendiri. Di samping, memonitoring berbagai mailing list di
Internet yang berkaitan dengan keamanan jaringan seperti dalam daftar
http://w w w .sans.org/new look/publications/roadmap.htm#3e.
Dijelaskan oleh Front-line Information Security Team, “Techniques Adopted By ‘System Crackers’ W hen
Attempting To Break Into Corporate or Sensitive Private Netw orks,” fist@ns2.co.uk
http://w w w .ns2.co.uk. Seorang Cracker umumnya pria usia 16-25 tahun. Berdasarkan statistik
pengguna Internet di Indonesia maka sebetulnya mayoritas pengguna Internet di Indonesia adalah anakanak
muda pada usia ini juga. Memang usia ini adalah usia yang sangat ideal dalam menimba ilmu baru
termasuk ilmu Internet, sangat disayangkan jika kita tidak berhasil menginternetkan ke 25000 sekolah
Indonesia s/d tahun 2002 – karena tumpuan hari depan bangsa Indonesia berada di tangan anak-anak
muda kita ini.
Nah, para cracker muda ini umumnya melakukan cracking untuk meningkatkan kemampuan /
menggunakan sumber daya di jaringan untuk kepentingan sendiri. Umumnya para cracker adalah
opportunis. Melihat kelemahan sistem dengan mejalankan program scanner. Setelah memperoleh akses
root, cracker akan menginstall pintu belakang (backdoor) dan menutup semua kelemahan umum yang
ada.
Seperti kita tahu, umumnya berbagai perusahaan / dotcommers akan menggunakan Internet untuk (1)
hosting w eb server mereka, (2) komunikasi e-mail dan (3) memberikan akses w eb / internet kepada
karyaw an-nya. Pemisahan jaringan Internet dan IntraNet umumnya dilakukan dengan menggunakan
teknik / softw are Firew all dan Proxy server. Melihat kondisi penggunaan di atas, kelemahan sistem
umumnya dapat di tembus misalnya dengan menembus mailserver external / luar yang digunakan untuk
memudahkan akses ke mail keluar dari perusahaan. Selain itu, dengan menggunakan agressive-SNMP
scanner & program yang memaksa SNMP community string dapat mengubah sebuah router menjadi
bridge (jembatan) yang kemudian dapat digunakan untuk batu loncatan untuk masuk ke dalam jaringan
internal perusahaan (IntraNet).
Agar cracker terlindungi pada saat melakukan serangan, teknik cloacking (penyamaran) dilakukan dengan
cara melompat dari mesin yang sebelumnya telah di compromised (ditaklukan) melalui program telnet
hacker, belajar hacker, cara menjadi hacker, situs hacker, bagaimana menjadi hacker, cara
jadi hacker, hecker, menjadi hacker, hackers, belajar jadi hacker
atau rsh. Pada mesin perantara yang menggunakan W indow s serangan dapat dilakukan dengan
melompat dari program W ingate. Selain itu, melompat dapat dilakukan melalui perangkat proxy yang
konfigurasinya kurang baik.
Setelah berhasil melompat dan memasuki sistem lain, cracker biasanya melakukan probing terhadap
jaringan dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan. Hal ini dilakukan dengan beberapa cara, misalnya
(1) menggunakan nslookup untuk menjalankan perintah ‘ls ’ , (2) melihat file
HT ML di w ebserver anda untuk mengidentifikasi mesin lainnya, (3) melihat berbagai dokumen di FT P
server, (4) menghubungkan diri ke mail server dan menggunakan perintah ‘expn ’, dan (5) memfinger
user di mesin-mesin eksternal lainnya.
Langkah selanjutnya, cracker akan mengidentifikasi komponen jaringan yang dipercaya oleh system apa
saja. Komponen jaringan tersebut biasanya mesin administrator dan server yang biasanya di anggap paling
aman di jaringan. Start dengan check akses & eksport NFS ke berbagai direktori yang kritis seperti
/usr/bin, /etc dan /home. Eksploitasi mesin melalui kelemahan Common Gatew ay Interface (CGI),
dengan akses ke file /etc/hosts.allow .
Selanjutnya cracker harus mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan. Cracker
bisa mengunakan program di Linux seperti ADMhack, mscan, nmap dan banyak scanner kecil lainnya.
Program seperti ‘ps’ & ‘netstat’ di buat trojan (ingat cerita kuda troya? dalam cerita klasik yunani kuno)
untuk menyembunyikan proses scanning. Bagi cracker yang cukup advanced dapat mengunakan
aggressive-SNMP scanning untuk men-scan peralatan dengan SNMP.
Setelah cracker berhasil mengidentifikasi komponen jaringan yang lemah dan bisa di taklukan, maka
cracker akan menjalan program untuk menaklukan program daemon yang lemah di server. Program
daemon adalah program di server yang biasanya berjalan di belakang layar (sebagai daemon / setan).
Keberhasilan menaklukan program daemon ini akan memungkinkan seorang Cracker untuk memperoleh
akses sebagai ‘root’ (administrator tertinggi di server).
Untuk menghilangkan jejak, seorang cracker biasanya melakukan operasi pembersihan ‘clean-up’
operation dengan cara membersihkan berbagai log file. Dan menambahkan program untuk masuk dari
pintu belakang ‘backdooring’. Mengganti file .rhosts di /usr/bin untuk memudahkan akses ke mesin yang
di taklukan melalui rsh & csh.
Selanjutnya seorang cracker dapat menggunakan mesin yang sudah ditaklukan untuk kepentingannya
sendiri, misalnya mengambil informasi sensitif yang seharusnya tidak dibacanya; mengcracking mesin lain
dengan melompat dari mesin yang di taklukan; memasang sniffer untuk melihat / mencatat berbagai
trafik / komunikasi yang lew at; bahkan bisa mematikan sistem / jaringan dengan cara menjalankan
perintah ‘rm -rf / &’. Yang terakhir akan sangat fatal akibatnya karena sistem akan hancur sama sekali,
terutama jika semua softw are di letakan di harddisk. Proses re-install seluruh sistem harus di lakukan, akan
memusingkan jika hal ini dilakukan di mesin-mesin yang menjalankan misi kritis.
Oleh karena itu semua mesin & router yang menjalankan misi kritis sebaiknya selalu di periksa
keamanannya & di patch oleh softw are yang lebih baru. Backup menjadi penting sekali terutama pada
mesin-mesin yang menjalankan misi kritis supaya terselamatkan dari ulah cracker yang men-disable sistem
dengan ‘rm -rf / &’.
Bagi kita yang sehari-hari bergelut di Internet biasanya justru akan sangat menghargai keberadaan para
hacker (bukan Cracker). Karena berkat para hacker-lah Internet ada dan dapat kita nikmati seperti
sekarang ini, bahkan terus di perbaiki untuk menjadi sistem yang lebih baik lagi. Berbagai kelemahan
sistem di perbaiki karena kepandaian rekan-rekan hacker yang sering kali mengerjakan perbaikan tsb.
secara sukarela karena hobby-nya. Apalagi seringkali hasil hacking-nya di sebarkan secara cuma-cuma di
Internet untuk keperluan masyarakat Internet. Sebuah nilai & budaya gotong royong yang mulia justru
tumbuh di dunia maya Internet yang biasanya terkesan futuristik dan jauh dari rasa sosial.
Pengembangan para hobbiest hacker ini menjadi penting sekali untuk keberlangsungan / survival
dotcommers di w ahana Internet Indonesia. Sebagai salah satu bentuk nyatanya, dalam w aktu dekat
Insya Allah sekitar pertengahan April 2001 akan di adakan hacking competition di Internet untuk
membobol sebuah server yang telah di tentukan terlebih dahulu. Hacking competition tersebut di motori
oleh anak-anak muda di Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Semarang yang digerakan oleh anak
muda seperti Kresno Aji (masaji@telkom.net), Agus Hartanto (hartx@w riteme.com) & Lekso Budi
Handoko (handoko@riset.dinus.ac.id). Seperti umumnya anak-anak muda lainnya, mereka umumnya
bermodal cekak – bantuan & sponsor tentunya akan sangat bermanfaat dan dinantikan oleh rekan-rekan
muda ini.
Mudah-mudahan semua ini akan menambah semangat pembaca, khususnya pembaca muda, untuk
bergerak di dunia hacker yang mengasyikan dan menantang. Kalau kata Captain Jean Luc Picard di Film
Startrek Next Generation, “To boldly go w here no one has gone before”.
Like This Post? Share It.
Daftar Isi
Categories
- A7X (66)
- Amazon (1)
- Antivirus (1)
- Aplikasi (13)
- Aplikasi HP (2)
- Apple (3)
- Award (1)
- Blackberry (6)
- Blekko (1)
- Browser (7)
- Cracker (3)
- Email (2)
- Facebook (20)
- Fenomena (10)
- Flashdisk (1)
- Flickr (1)
- Games (19)
- Google (17)
- Google Earth (1)
- Gunung Merapi (2)
- Hacker (7)
- HTML (2)
- IE9 (1)
- IndoBiling (2)
- Internet (12)
- Islam (2)
- iTunes Ping (1)
- Java (2)
- Kapersky (2)
- Keagamaan (1)
- Kesehatan (2)
- Komputer (19)
- Linux (2)
- Microsoft (2)
- Microsoft Corp (1)
- Music (6)
- My Band (1)
- News (39)
- Night Club City (2)
- Ninja Saga (12)
- Paypal (1)
- Point Blank (12)
- Programer (3)
- Reseter (5)
- Sains (14)
- Sejarah (1)
- SEO (1)
- Software (7)
- Sofware (19)
- Tekhnologi (3)
- Tips (24)
- Tutorial (16)
- Twitter (5)
- Unik (1)
- Videos (3)
- Virus (7)
- Web Security (1)
- Wikileaks (7)
- Wikipedia (1)
- Windows (11)
- XML (2)
- Yahoo (3)
- You Tube (2)

























Blog Feed
Follow Me on Twitter
My Facebook
TOP
Dari dulu uda ingin belajar jadi hacker,, tapi ampe sekarang gak bisa2,,
Mungkin krna trlalu byk bhsa pemograman yg hrs dipelajari,,